SD Negeri 1 Krandegan Study Tour di Jawa Timur

SDN 1 Krandegan, Banjarnegara, Jateng secara khusus memprogramkan kegiatan tahunan berupa study tour dalam rangka memberikan pengalaman nyata kepada anak didik. Tahun ini daerah yang menjadi tujuannya adalah Kota Batu, Malang dengan obyek wisatanya Taman Selecta, Jatim Park-1 dan BNS, kemudian Sidoarjo dengan pusat kerajinan kulit dan lumpur Lapindo serta Surabaya dengan Monumen Kapal Selam dan jembatan Suramadu.

Adalah perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan, meski demikian rasa lelah dan kantuk yang luar biasa akhirnya terbayar setelah tiba di kawasan taman rekreasi “Selecta” di Kota Batu, Malang.
Taman Rekreasi “Selecta” adalah sebuah obyek wisata yang menjadi impian selama ini, ucap Kepala Sekolah Moch. Sulaiman, S.Pd. Kolam yang dilengkapi dengan air mancur serta tebing yang ditumbuhi rumput hijau serta akuarium ukuran besar adalah pemandangan pertama kali yang dijumpai rombongan SD Negeri 1 Krandegan.
Tak jauh dari pemandangan pertama setelah melewati tebing berbatuan, rombongan dari SD Negeri 1 Krandegan sempat dimanjakan dengan sebuah parorama hamparan bunga berwarna-warni yang benar-benar menggoda. Maka tak heran jika para siswa dan dewan guru memanfaatkan kesempatan baik itu untuk foto bersama.
Tidak hanya itu, Taman Rekreasi yang dibangun sekitar tahun 1930-an dan dikelilimgi dengan gunung Arjuna, Welirang dan Anjasmoro ternyata masih menawarkan daya tarik lainnya seperti udara yang sejuk dan bersih serta tempat permainan bagi anak-anak yang semuanya membuat kita betah untuk berlama-lama di tempat itu.
Perjalanan selanjutnya adalah obyek wisata “Jatim Park-1”, nampaknya untuk menuju lokasi ini tidak terlalu sulit. Jaraknya yang hanya sekitar 30 km dari Kota Malang mudah ditemukan karena dari arah manapun ada papan penunjuknya.
Di tempat ini rombongan dari SD Negeri 1 Krandegan disuguhi aneka pengetahuan seperti Science Center Kimia dan Biologi, Taman Fisika, Taman Agro, Taman Sejarah, anjungan Jawa Timur dan galeri belajar lainnya. Disamping itu, terdapat pula beberapa wahana lain seperti Playground, mobil mini, mini jet dan Convoy Car serta wahana air berupa kolam renang dengan water boomnya.
Batu Night Spectakuler atau lebih dikenal dengan sebutan BNS juga termasuk tempat yang dikunjungi. Lokasinya yang tidak jauh dari Jatim Park-1, banyak penyajikan daya tarik tersendiri, disamping penataan lampu yang cukup bagus juga banyak wahana yang mengasyikkan, menyeramkan sekaligus juga menantang untuk menguji nyali.
Di tempat itu beberapa siswa SD Negeri 1 Krandegan tidak sedikit yang mencoba naik sepeda udara untuk melihat semua wahana yang terdapat di BNS. Wahana menarik lainnya adalah Cinema 4 Dimensi, Bumper Car, Flying Swinger dan wahana menarik lainnya termasuk Lampion Garden yang menyajikan lampu-lampu dengan berbagai bentuk yang sangat indah jika dilihat pada waktu malam hari.
Setelah mengunjungi pusat kerajinan kulit dan lumpur Lapindo di Sidoarjo, paket berikutnya adalah Monumen Kapal Selam terbesar di kawasan Asia yang dibangun di samping sungai Kalimas Surabaya. Menurut keterangan dari petugas Monumen, Kapal Selam yang kemudian diberi nama KRI Pasopati 410 berpartisipasi di Angkatan Laut sejak tahun 1962 dengan tugas utamanya menghancurkan garis musuh.
Kapal Selam KRI Pasopati 410 memiliki ukuran panjang 76,6 m, lebar 6,30 m dan memiliki berat penuh 1.300 ton dengan jumlah Awak kapal mencapai 63 termasuk komandan. Setelah memperoleh penjelasan rombongan dari SDN 1 Krandegan diajak untuk memasuki ke dalam Kapal Selam itu yang terbagi menjadi 7 ruangan.
Di lokasi monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410 tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya, salah satunya adalah Video Rama yang menyajikan film sinematik lengkap dengan audio stereo sehingga membawa imajinasi pengunjung menyatu dengan film mengenahi Kapal Selam KRI Pasopati 410 dalam menjalankan tugasnya.
Menutup serangkaian kegiatannya di Jawa Timur, rombongan SD Negeri 1 Krandegan menyempatkan sedikit waktunya untuk singgah di Jembatan Suramadu yang memiliki ukuran panjang lebih dari 5 km itu. Kesimpulan dari kegiatan tersebut, rombongan sangat terkesan dan puas. Disamping objeknya yang cukup banyak, ternyata kegiatan itu tidak hanya untuk rekreasi saja tetapi dimanfaatkan pula untuk belajar, ucap beberapa siswa. (s.bag)

Siswa SD Negeri 1 Krandegan Melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban

Hari Raya Idul Adha merupakan hari besar umat Islam di seluruh dunia, dimana pada hari tersebut di dalamnya terdapat suatu kegiatan yaitu penyembelihan hewan qurban dengan tujuan untuk mendapatkan Ridho dari Alloh, SWT
Kegiatan penyembelihan hewan qurban seperti itu, Minggu (6 Nop 2011) juga dilaksanakan oleh segenap siswa SD Negeri 1 Krandegan, Banjarnegara. Tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jika sebelumnya langsung dibagikan berupa kambing kepada beberapa desa, tahun ini penyembelihannya di lakukan sendiri di halaman sekolah berupa satu ekor sapi.
Kepala SD Negeri 1 Krandegan Moch. Sulaiman, S.Pd. SD kepada penjaga gawang Weblog ini mengatakan, dana untuk pembelian sapi berasal dari uang infaq siswa selama satu tahun, dengan tujuan antara lain, untuk medidik siswa agar memiliki rasa persaudaraan kepada sesama manusia serta sikap solidaritas.
Daging qurban tersebut selanjutnya di bagi-bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, diantaranya beberapa siswa yang dianggap kurang mampu serta masyarakat sekitar sekolah. (s.bag)

Gugus "Dipayuda" UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara dinilai Tim Karesidenan Banyumas

Lomba Gugus Sekolah saat ini secara serentak sedang dilaksanakan di berbagai daerah di pelosok tanah air. Begitu pula untuk tingkat Karesidenan Banyumas, Rabu siang (2 Nop) melakukan penilaian di Kabupaten Banjarnegara yang diwakili oleh Gugus “Dipayuda” UPT. Dindikpora Kec. Banjarnegara.

Gugus Dipayuda tersebut terdiri atas gugus inti yakni SD Negeri 1 Krandegan, serta tujuh SD lainnya yakni SD Negeri 4 Krandegan, SD Negeri 7 Krandegan, SD Negeri 1 Semampir, SD Negeri 2 Semampir, SD Negeri 1 Wangon, SD Negeri 2 Wangon dan SD Muhammadiyah Argasoka masing-masing sebagai SD Imbas.
Kehadiran tim Karesidenan Banyumas diterima oleh Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Suratman serta para Pengawas TK/SD dan Pengurus Gugus “Dipayuda.
Dalam kesempatan itu pula tim Karesidenan Banyumas yang terdiri dari empat orang disambut dengan tari tradisional Dawet Ayu dan gerak ceria oleh siswa dan siswi SD Negeri 1 Krandegan.
Sambutan selamat datang disampaikan oleh Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Suratman yang antara lain mengatakan, bahwa dipilihnya Gugus “Dipayuda” yang dipusatkan di SD Negeri 1 Krandegan sebagai SD inti, karena dianggap memiliki kesiapan yang cukup matang untuk mengikuti lomba tersebut meski masih perlu adanya penyempurnaan oleh tim penilai.
Dikatakan, dengan adanya kegiatan itu diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi Gugus “Dipayuda” dan juga bagi Gugus-gugus Sekolah lainnya di lingkup UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara khususnya dan Kabupaten Banjarnegara umumnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan.
Dengan adanya lomba Gugus Sekolah, diharapkan dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme guru sehingga jajaran pendidikan mampu memenuhi standar pelayanan maksimal dibidang pendidikan.
Ketua Gugus “Dipayuda” Petrus Purwanto, S.Pd. dalam kesempatan tersebut antara lain menjelaskan tentang keberhasilan yang telah dicapai oleh Gugus “Dipayuda”, seperti keberhasilan SD Inti yakni SD Negeri 1 Krandegan baik dalam bidang akademik maupun non akademik, serta keberhasilan lainnya yang dicapai oleh SD imbas.
Sementara itu ketua tim penilai Eko Prayitno mengatakan, upaya pemerintah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tidak pernah berhenti, baik yang bersifat akademik maupun non akademik.
Dikatakan, lomba Gugus Sekolah merupakan salah satu upaya pembinaan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan tujuan utama peningkatan prestasi siswa dan guru melalui pembinaan manajemen sekolah, pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan proses Kegiatan Belajar Mengajar serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pendidikan.
Penilaian dilakukan dengan melihat langsung proses Kegiatan Belajar Mengajar di SD Inti yaitu SD Negeri 1 Krandegan dan dua SD Imbas masing-masing SD Negeri 4 Krandegan dan SD Negeri 1 Semampir. Disamping itu tim penilai juga melihat kegiatan administrasi di sekretariat Gugus “Dipayuda” dan administrasi sekolah. (s.bag)

Kontingen SDN 1 Krandegan Juara I Jambore 2011

Jambore, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat ranting sampai nasional dan biasanya diselenggarakan dua tahun sekali.

Kegiatan seperti itu menjelang akhir bulan Oktober 2011 juga diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Banjarnegara dan Desa Cendana dijadikan sebagai lokasi pilihan.
Meski tempatnya yang cukup jauh, sempit, serta hujan yang cukup deras, namun semuanya tidak mengurangi semangat dari anggota Pramuka Penggalang untuk melakukan segala aktifitas yang diselenggarakan oleh panitia. Dalam suasana yang serba terbatas itu, Pramuka Penggalang sengaja dididik untuk bisa memecahkan persoalan-persoalan itu.
Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Banjarnegara Sujadi, S.Pd. M.Pd. mengatakan, Jamran yang diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 27 sampai 29 Oktober 2011, diikuti oleh 744 anggota Pramuka Penggalang yang berasal dari 60 Gudep putra dan putri. 
Dalam kegiatan itu berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, inovatif dan rekreatif digelar seperti lomba seni budaya, lomba hasta karya, gerak jalan ceria serta lomba K-3 perkemahan.
Kegiatan lainnya adalah bakti sosial berupa pengumpulan beras yang selanjutnya diberikan kepada warga kurang mampu di sekitar desa Cendana. Ini penting dalam rangka memupuk rasa persahabatan, dan persaudaraan diantara Pramuka Penggalang, ucap Sujadi.
Sampai dengan acara selesai kontingen SD Negeri 1 Krandegan berhasil mengumpulkan 5 buah piala sekaligus ditetapkan sebagai regu tergiat putra (s.bag)

Iyeng Erlandha, Juara III Lomba Bercerita Tingkat Prov, Jateng

Meski sudah berusaha semaksimal mungkin, Iyeng Erlanda Ghahita Sukma dari SD Negeri 1 Krandegan, Banjarnegara, akhirnya harus puas menduduki urutan ketiga dalam lomba bercerita Tingkat Propinsi Jawa Tengah, Rabu (6 Juli 2011) di Semarang.
Lomba yang berlangsung di lantai 4 gedung Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah itu, Iyeng tampil membawakan judul cerita “Telaga Merdada” di dataran tinggi Dieng Kabupaten Banjarnegara yang didukung alat peraga berupa lukisan wayang dari keluarga Resi Gotama.
Dengan menggunakan kostum khas Jawa Tengah yaitu kain lurik berwarna merah tua, Siswa yang akan memasuki kelas VI itu, tampil dengan penuh percaya diri. Ia tidak hanya mampu menguasai materi yang disampaikan, tetapi berhasil membawa para penonton terkagum-kagun atas ekspresinya itu.
Dalam dongengan tersebut, Iyeng mengatakan, bahwa al kisah ada sebuah pertapaan di gunung Dieng yang dihuni oleh Resi Gotama dan keluarganya yaitu istri Dewi Windradi beserta tiga anaknya bernama Dewi Anjani, Guwarsa dan Guwarsi.

Atha Raih Nilai UN Tertinggi

Satu lagi prestasi membanggakan diukir siswa SD Negeri 1 Krandegan. Kali ini tiba gilirannya Atha Yudhana yang meraih nilai UN tertinggi se Kabupaten Banjarnegara. Keberhasilan itu melengkapi sederet prestasi sekolah yang ditoreh menjelang akhir tahun 2010-2011, yaitu juara I siswa berprestasi, juara I Olimpiade MIPA serta juara I lomba bercerita Tingkat Kabupaten dan prestasi lainnya termasuk LCC dokter kecil.

Wisuda Khotmil Qur'an

Allah SWT menurunkan Al Qur’an ke alam dunia ini dengan maksud dan tujuan yang mulia, yaitu sebagai petunjuk dan pedoman bagi kehidupan manusia. Petunjuk Al Qur’an mencakup segala aspek kehidupan manusia, baik kehidupan duniawi maupun ukhrowi.

Safira Nabila, Juara II Lomba LCC Dokter Kecil Tk.Kabupaten Banjarnegara 2011

Bapak-bapak, serta para hadirin semuanya yang kami hormati, di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran sehat. Karena itu, kita penting menjaga kesehatan fisik, mental, intelektual dan spiritual yaitu dengan mengkonsumsi gizi seimbang.
Saya yakin, bagi ibu-ibu tidak akan kesulitan untuk menyusun menu sesuai dengan kemampuan keluarga. Yang terpenting adalah baik mutunya, lengkap kandungan zat makanannya, seimbang jenis dan variasinya, bersih dan benar pengolahannya serta lezat dan tepat cara memasaknya.
Pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya mengharapkan kepada semua yang hadir di ruangan ini, agar mau mengkonsumsi gizi seimban., Diantaranya makanlah aneka ragam makanan, makanlah makanan untuk mencukupi energy. Kemudian batasi makanan berminyak dan lemak serta gunakan garam beryodium, biasakan makan pagi, minum air bersih yang cukup, lakukan aktifitas fisik dan hindari makanan beralkohol.
Demikian antara lain cuplikan pidato penyuluhan dari Safira Nabila, siswa kelas V SD Negeri 1 Krandegan, peraih juara II pada lomba cerdas cermat dokter kecil tingkat Kabupaten Banjarnegara, yang berlangsung di aula Sasana Bhakti Praja Kantor Setda Banjarnegara, 24 Mei 2011.
Lomba yang dibuka oleh Wakil Bupati Drs. Soehardjo, MM, diikuti oleh 20 peserta yang merupakan utusan dari masing-masing Puskesmas se Kabupaten Banjarnegara. Materi yang dilombakan yaitu tes tertulis dan uraian, keterampilan berupa pidato penyuluhan tentang kesehatan serta pertanyaan lemparan.
Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya lomba tersebut adalah untuk menanamkan pemahaman dan kesadaran atas kesehatan sejak dini dengan membangun generasi muda yang dapat berperan sebagai kader kesehatan.
Dengan adanya kader-kader kesehatan seperti dokter kecil ini, diharapkan mampu menjadi contoh dan teladan serta mempromosikan perilaku hidup sehat bagi teman lain di sekolah dan lingkungan sekitar. (S.bag).

Iyeng, Juara Lomba Bercerita Tk. Kecamatan Banjarnegara

Iyeng Erlanda Ghahita Sukma, siswa kelas V SD Negeri 1 Krandegan, dalam lomba bercerita yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan Banjarnegara, Sabtu (4 Mei) berhasil memukau para penonton dan dewan yuri.

Dengan mengenakan pakaian adat Jawa, yaitu lurik berwarna biru dan dipadu dengan kain lurik warna cokelat, Iyeng demikian ia biasa dipanggil teman-temannya, tampil membawakan judul “Telaga Merdada” dengan begitu mantap dan menyakinkan. Ekspresinya yang luar biasa, sempat membuat beberapa penonton meneteskan air mata.
Anak pertama dari pasangan Slamet Setiawan dengan Erni Widiastuti itu, benar-benar mendayagunakan seluruh kemampuan yang dimiliki. Tidak hanya mampu menguasasi teknik bercerita dengan volume suara yang penuh dengan artikulasi, tempo dan kecepatan serta proyeksi, tetapi mampu juga menguasai panggung dengan penuh penghayatan.
Dari hasil penilaian yang dilakukan oleh tiga orang yuri, Iyeng Erlanda Ghahita Sukma dari SD Negeri 1 Krandegan dinyatakan keluar sebagai juara I dengan menggondol 1.142 poin. Juara II Seila Roisya Risqiya dari SD Negeri 1 Parakancanggah dengan perolehan nilai 1.076, sedangkan juara III diraih oleh Putri Suci Rahayu dari SD Negeri 1 Karangtengah dengan 1.051 poin.
Ketua panitia lomba P. Purwanto, S.Pd. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Dari waktu ke waktu minat para siswa untuk mengikuti lomba bercerita terus meningkat, tahun ini jumlah peserta tercatat sebanyak 16 siswa SD/MI. Adapun maksud dan tujuannya adalah untuk menumbuh kembangkan minat dan budaya baca bagi anak-anak sekolah.
Bagi para pemenang diberikan trophy dari panitia, sedangkan khusus untuk juara I akan dipromosikan untuk mengikuti lomba yang sama di tingkat Kabupaten Banjarnegara pada tanggal 16 Juni 2011 di lantai dua Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara. (S.bag)

Niko Juara I Olimpiade MIPA

Setelah melalui seleksi yang cukup ketat, Nikolas Ave Yusaluyo, siswa kelas V SD Negeri 1 Krandegan, akhirnya berhasil menjadi juara I Olimpiade Sains Nasional (OSN) MIPA untuk bidang studi Matematika tingkat Kabupaten Banjarnegara, Senin (29 Mei) kemarin.

Lomba yang berlangsung di SD Negeri 1 Krandegan, merupakan kegiatan rutin tahunan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten setempat. Di ikuti oleh 120 siswa terbaik yang merupakan utusan dari masing-masing UPT. Dindikpora se Kabupaten Banjarnegara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan siswa agar semakin giat lagi dalam belajarnya.
Dalam kesempatan itu panitia memilih 6 siswa terbaik, yakni untuk bidang studi Matematika sebanyak 3 siswa dan bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 3 siswa. Selanjutnya mereka akan menjadi wakil Kabupaten Banjarnegara untuk mengikuti lomba yang sama di tingkat Provinsi Jawa Tengah pada sekitar pertengahan Juni mendatang.
Kami tidak menyangka, ucap Niko ketika ditemui sehabis menerima trophy dari panitia. Rasa pesimis sempat muncul lantaran soal-soal yang dilombakan di atas standar anak seusia kelas V, apalagi dalam lomba itu ada salah satu siswa dari UPT. Dindikpora Kalibening bernama Jundullah yang pernah mengikuti ONS di Tingkat Propinsi pada tahun kemarin, Jadi aku sempat grogi juga, imbuhnya.
Dengan keberhasilan Niko menyabet prestasi bergengsi itu, tentunya membuat keluarga besar SD Negeri 1 Krandegan merasa berbangga diri, kata Moch. Sulaiman, S.Pd selaku Kepala Sekolah. Ini akan memacu segenap dewan guru untuk lebih meningkatkan pembinaan kepada para siswanya.
Di samping Niko, ada dua siswa terbaik lainnya yang berhasil menyabet prestasi itu, masing-masing adalah Fani Khaerul Anam dari SD Negeri 1 Kutabanjarnegara, yang merupakan utusan dari UPT. Dindikpora Banjarnegara sebagai juara II, sedangkan juara III mantan peserta Olimpiade tahun lalu yaitu Jundullah Salman Alfaruq dari SD Negeri 1 Sikumpul, yang merupakan utusan dari UPT. Dindikpora Kalibening.
Untuk Olimpiade bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), juara I di sabet oleh Yumna Azzuhdiyah dari SD Islam Terpadu Mutiara Hati, yang merupakan perwakilan dari UPT. Dindikpora Purworejo Klampok, juara II di raih oleh Firman Syaefulloh dari SD Negeri 1 Sokanandi, perwakilan dari UPT. Dindikpora Banjarnegara, sedangkan juara III di raih Anggita Damayanti dari SD Negeri 1 Karangnangka, yang merupakan utusan dari UPT. Pagentan. (S.bag)

Adinda Siswa Teladan

Satu lagi prestasi membanggakan di raih SD Negeri 1 Krandegan, Banjarnegara. Kali ini tiba gilirannya pada salah seorang siswa kelas V bernama Adinda Millenia Nur Laela sebagai juara I lomba siswa berprestasi Tingkat Kabupaten Banjarnegara tahun 2011 yang di gelar di SMP Negeri 1 Banjarnegara Rabu (25 Mei) kemarin.

Dinda, demikian ia biasa dipanggil berhasil mengungguli pesaingnya Rihhadatul Aisy dari SD Negeri 1 Sikumpul Kecamatan Kalibening dengan mengantongi nilai 1.160,58. Rihhadatul sendiri memperoleh nilai 1.130,70 yang terpaksa harus puas diurutan ke- II, sedangkan juara III ditempati Alda Adiastia Rahmadani dari daerah Karangkobar yang memperoleh nilai 1.105,41.
Sejak awal Adinda Millenia Nur Laela memang selalu menduduki peringkat atas, ucap Usmiyati, S.Pd selaku guru kelas V yang sekaligus sebagai guru pembimbing lomba siswa berprestasi. Adapun materi yang dilombakan antara lain tes tertulis, nilai rapor yang meliputi bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Piagam, sikap kepribadian dan keterampilan.
Sementara untuk siswa berprestasi Putra seperti yang diduga sebebelumnya, Jandullah Salman Alfaruq dari daerah Kecamatan Kalibening berhasil menduduki urutan I dengan perolehan nilai 1.366,38, Juara II Wahyu Aji Pradana dari daerah Kecamatan Bawang, sedangkan juara III diraih oleh Esa Rama Astyanto dari Banjarmangu yang memperoleh nilai 1.078,07. (s.bag)

Dewan Guru SDN 1 Krandean

Dewan Guru
SD NEGERI 1 KRANDEGAN, KECAMATAN BANJARNEGARA
TAHUN 2014/2014

Yuli Artati, S.Pd (Kepala Sekolah)
Setiarti, S.Pd (Guru Kelas I)
Guru Kelas I (Hj. Farida Sundarini, S.Pd)
Endang Nurhidayati, S.Pd (Guru Kelas I)
Yuliana Sutiyem (Guru Kelas II)
Yuli Isdiyatiningrum, S.Pd (Guru Kelas II)
Arif Retno Putri, S.Pd (Guru Kelas II)
Idha Fitri, S.Pd (Guru Kelas III)
Titi Subekti, S.Pd (Guru Kelas III)
Nani Kurniati, S.Pd (Guru Kelas III)
Wahyuni, S.Pd (Guru Kelas IV)
Hj. Marwati, S.Pd (Guru Kelas IV)
Ida Agus, S.Pd (Guru Kelas IV)
Hana Warsiti, S.Pd (Guru Kelas V)
Alqodri, S.Pd (Guru Kelas V)
Handarumi, S.Pd (Guru Kelas V)
Hj. Usmiyati, S.Pd (Guru Kelas VI)
Sri Rumiyati, S.Pd (Guru Kelas VI)
Hj. Siti Aminah, S.Pd (Guru Kelas VI)
Iswanto, S.Pd.I (Guru Pendidikan Agama Islam)
Warsun, S.Pd.I (Guru Pendidikan Agama Islam)
Abdul Qohar, S.Pd (Guru Penjasorkes)
Wardi, S.Pd (Guru Penjasorkes)
Rifqi Faqih (Guru Penjasorkes)
Hana Rosanawati (Guru Pendidikan Agama Kristen)
Nurul Wiyono, S.Com (Guru TIK)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan